Menurut Yana, derap langkah yang dilakukan harus seiring seirama antara panwas Kabupaten dengan Kecamatan. Maka visi dan misi proker ini sangat penting disampaikan. Kami memandang dari sisi SDM di tingkat kecamatan sudah lengkap, dengan ini kami yakin dapat melakukan kinerja yang maksimal.
"Kabupaten Bogor memiliki 3,7 juta pemilih dan itu terbesar di Jawa Barat. Di sisi lain ini sangat menguntungkan namun sisi lain potensi pelanggaran sangat besar. Olehkarenanya dengan SDM yang dianggap cukup ini, kita dapat mengawasi pilgub menuju pilgub yang bersih dan bebas dari segala pelanggaran", ujar Yana.
Kemudian mewakili Bupati Bogor, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Bogor, Deni Ardiana menjelaskan, pengawasan merupakan aspek yang sangat penting dalam pelaksanaan pemilihan umum. Dimana peluang terjadinya pelanggaran dalam Pilgub sangatlah terbuka. Pengawasan merupakan faktor yang sangat menentukan stabilitas daerah dan dapat meningkatkan kedewasaan kita dalam penyelenggaraan negara yang demokratis.
Bimtek dan rakor ini diikuti 160 orang peserta yang berasal dari Panwas Kecamatan. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dan diisi materi-materi yang berkaitan dengan pengawasan pemilu. Sumber dana yang digunakan dari APBD Jawa Barat.(Rido/Diskominfo Kabupaten Bogor)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar