STREAMING TEMAN RADIO

RADIO TEMAN FM

Rabu, 15 Februari 2012

Bertindak Cepat Dan Tepat Minimalisir Korban

CIBINONG- Karakteristik alam Kabupaten Bogor di berbagai wilayah berpotensi musibah bencana alam, mulai dari puting beliung, banjir tanah longsor, gempa bumi.

Beberapa wilayah menjadi daerah langganan bencana seperti di Barat dan Selatan Kabupaten Bogor, setiap bencana ini datang selalu diiringi jatuhnya korban baik jiwa maupun luka. Perlu sebuah penangan yang luas dan kesiagaan penuh.
 
Kabupaten Bogor dalam hal penanggulangan bencana telah mengedepankan program penanggulangan dan pencegahan bencana melalui quick time respon. Model yang mengutamakan kecepatan dan ketepatan waktu ini diharapkan meminimalisir jatuhnya korban di tempat terjadinya bencana. Dengan menginduk pada sebuah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), seluruh petugas kemanusiaan ini tetap siaga.

Untuk dapat menjangkau segala medan tentunya BPBD memiliki peralatan dan kendaraan standar yang memadai. Belum lama ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB)Provinsi Jawa Barat mengirimkan sejumlah bantuan berbentuk peralatan dan kendaraan guna membantu kegiatan kemanusiaan ini. 

Satu unit Mobil Rescue, dua Motor Trail, dua buah chainchaw, satu set mesin potong baja, water treatment, tenda dan peralatan lainnya yang memadai didatangkan pusat untuk membantu proses di lapangan. Bantuan peralatan ini melengkapi peralatan yang sudah ada sebelumnya, bantuan ini bertujuan memudahkan petugas dalam melakukan proses pencegaahan, penanggulangan dan pengevakuasian korban bencana di wilayah Kabupaten Bogor.

Menurut Kepala Bidang Tanggap Darurat dan Logistik BPBD Ma’mur bantuan ini adalah bantuan rutin BNPB melalui BPBD provinsi Jawa Barat, tentunya dengan datangnya bantuan ini memotivasi kami untuk lebih giat lagi dalam menanggulangi bencana, harapannya dapat melengkapi peralatan yang sudah ada.

“Sebetulnya sebelum datangnya bantuan pun, segala kendala bisa kami atasi dengan semangat dan jiwa kemanusiaan kami berkomitmen setiap ada kejadian pasti kami ada di lapangan anytimeand enywhere. Sebetulnya lebih tepat disebut tantangan yang harus kami lalui, kini dengan datangnya bantuan tentunya menambah motivasi kami untuk bergerak lebih baik lagi”, ujar Ma’mur.

Bicara masalah bencana, lanjut Ma’mur ada yang namanya pra bencana atau disebut juga pencegahan, masyarakat lah yang harus berperan aktif dalam hal ini. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar harus terus ditingkatkan. Bagaimanapun bencana bukan hanya faktor alam tapi juga faktor manusianya sendiri.

“Mari kita sama-sama sadari betapa pentinya menjaga lingkungan kita untuk mencegah bencana. Mulailah dari merubah perilaku buruk seperti membuang sampah sembarangan, dan menebang pohon. Kemudian tanamlah pohon sebanyak-banyaknya karena pohon bukan hanya sebagai sumber oksigen tapi juga dapat menstabilkan konstruksi tanah dalam mencegah longsor”, ajak Ma’mur.

Kemudian Kepala Seksi Logistik Budi Aksomo menambahkan, bantuan barang semua masih baru perlu seabuah latihan untuk mengoperasikan semua peralatan ini. Oleh karenanya kami akan lakukan simulasi secara rutin agar petugas kami terbiasa dengan peralatan ini untuk dapat mengoperasikannya secara cepat dan tepat.

“Mengenai pencegahan kami berupaya terus mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa masyarakat adalah faktor utama dalam pencegahan bencana. Jadi jika terjadi bencana tidak hanya menyalahkan dan mengandalkan pemerintah. Kita adalah satu kesatuan yang sama dalam pencegahan bencana”, ujar Budi.

Dalam penanggulangan bencana, lanjut Budi, kami juga berkoordinasi dengan unsur masyarakat, Kepala Desa, Kepolisian, TNI, BASARNAS, PMI, DAMKAR dan instansi terkait lainnya. Namun dalam teknis di lapangan keputusan atau komando ada di tangan kami. Setiap ada pelaporan dari masyarakat kami langsung tanggap dengan cepat dan tepat.

“Kami selalu siaga, bahkan ketika bebas tugas dan bersama keluarga pun kami siap. Bagi kami menjadi petugas BPBD, tidak cukup hanya memiliki badan sehat tapi juga harus memiliki jiwa kemanusiaan. Karena jiwa itu yang terus mendorong utnuk menolong sesama”, terang Budi. (als)



Laporan Rido Diskominfo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar