STREAMING TEMAN RADIO

RADIO TEMAN FM

Kamis, 27 September 2012

Bupati Perhatikan Pendidikan Bagi Warga Dramaga


DRAMAGA - Kunjungan kerja atau Rebo Keliling (Boling) Bupati Bogor Rachmat Yasin kali ini dilaksanakan di kantor Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu (26/9). Dihadapan para undangan Bupati menyatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pendidikan telah menyediakan beasiswa pendidikan bagi masyarakat yang tidak mampu.
"Kami telah menyediakan beasiswa pendidikan bagi masyarakat yang tidak mampu, tidak hanya biaya penyelenggaraan pendidikannya saja, peralatan sekolahnya seperti seragam juga kami tanggung," tegasnya.
Menyikapi maraknya tawuran pelajar pada akhir – akhir ini, Bupati menyampaikan bahwa harus adanya kerjasama diantara orangtua murid dan pendidik untuk menyelesaikan permasalahan tawuran pelajar tersebut. “Tawuran pelajar itu jangan dilimpahkan kesalahan kepada guru, cukup guru membentuk anak jadi pintar dan juga membentuk mentalnya, harus ada peran orangtua yang ikut memperhatikan kegiatan anak sehari – hari. Tahun 2013 nanti kami Pemkab Bogor berencana untuk diadakannya penataran bagi para Kepala Sekolah untuk mengadakan program belajar Full Day bagi murid – murid di sekolahnya, jadi nanti para murid akan belajar penuh dari pagi hingga sore pada hari Senin  sampai Jumat, hari Sabtu dan Minggu merupakan hari libur bagi mereka,” ujarnya.
Selain pendidikan, Bupati juga memperhatikan kepentingan sarana jalan bagi warga Dramaga, ia mengatakan tahun 2013 pembebasan lahan untuk pelebaran jalan di Dramaga sudah selesai. "Akan banyak alternatif jalan bagi warga Dramaga untuk menghindari kemacetan, kami telah mempersiapkan jalan dari pasar Dramaga menuju ke Desa Petir yang akan dilebarkan menjadi 8 meter, oleh karena itu saya telah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor agar menyelesaikan pembebasan lahan untuk pelebaran jalan tersebut di tahun 2013, untuk dapat segera kita laksanakan pelebaran jalannya demi kepentingan masyarakat," katanya.   
Dihadapan para Ketua RT dan RW yang menghadiri kegiatan ini, Bupati juga berjanji pada tahun depan tunjangan bagi Ketua RT dan RW akan ditambah. "Saya sudah berkoordinasi dengan DPRD untuk tahun depan tunjangan bagi Ketua RT dan RW akan ditambah," janjinya.
Sementara itu, Camat Dramaga Arom Rusmandar mengungkapkan pada tahun depan tidak ada lagi bangunan sekolah di Dramaga yang direhabilitasi berat. "Sesuai dengan arahan Bupati Bogor, tahun 2013 nanti di wilayah kami tidak akan ada lagi bangunan sekolah yang direhabilitasi berat," ungkap Camat.
Dalam Boling kali ini, Bupati juga menyerahkan penghargaan kepada Yeti Sumiati dari BP3K Kecamatan Dramaga sebagai penyuluh terbaik Kabupaten Bogor tahun 2012. Selain itu, Bupati juga menyerahkan bantuan perangkat uji tanah kepada Kelompok Tani Mekarsari, Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga sebagai pelaksana GP3M terbaik tingkat Kabupaten Bogor, serta menyerahkan piala juara umum MTQ tingkat Kecamatan Dramaga tahun 2012 kepada Desa Neglasari. (ARI/DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)

Rabu, 26 September 2012

Wabup Raih Satya Lencana Melati Pramuka


BANDUNG-Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman (KF) raih penghargaan Satya Lencana Melati sebagai andalan daerah Jawa Barat. Penyerahan penghargaan langsung diberikan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf selaku Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa barat di Lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat (25/9). Penyerahan penghargaan tersebut diberikan kepada orang-orang yang berjasa dalam menikatkan gerkan Pramuka di daerah. Penghragaan tersebut juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pramuka ke-51 tahun 2012.
Dalam sambutan Ketua Kwartir Nasional Asrul Aswar yang dibacakan Dede Yusuf mengatakan, kepada penerima penghargaan Pramuka saya ucapkan selamat atas jasa-jasanya meningkatkan kualitas Pramuka, semoga upaya tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan. Dalam upaya mengangkat eksistensi Pramuka Kwarda senantiasa melakukan beberapa kebijakan revitalisasi gerakan pramuka. 
“Revitalisasi Pramuka tersebut diantaranya dengan dengan tiga pilar yakni, pemberdayaan gugus depan, penampilan penggunaan tanda-tanda pengenal Pramuka, dan meningkatkan kepedulian sosial. Revitaslisasi Pramuka ini telah berjalan selama enam tahun,  dan telah memperlihatkan hasil yang menggembirakan. Dalam kurun waktu enam tahun tersebut, akhirnya mampu mengubah cara pandang masyarakat. Harus diakui di sekeliling kita banyak kejadian yang dapat mengancam moral anak bangsa, untuk mengatasinya kita dapat mengamalkan satya dan dasa dharma Pramuka”, jelas Dede.

Kemudian ditambahkannya,  Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan, dasar hukum Pramuka, pembaharuan pendidikan Pramuka, dan kemandirian organisasi. Artinya setiap Kwartir harus membentuk unit-unit usaha yang dapat bekerjasama dengan pihak ketiga asalkan bisa menguntungkan Pramuka. Jadi tidak selalu tergantung pada pemerintah saja kendati bantuan tersebut sudah diatur dalam undang-undang. 
“Penyelenggaraan kepramukaan sudah dapat diukur input maupun outputnya, saya merasa bangga karena sangatlah tepat memilih ekstrakulikuler Pramuka di sekolah. Semoga kegiatan Pramuka ini dapat membentuk karakter pemuda yang lebih baik kedepan.  Gerakan Pramuka tetap relevan dengan pekembangan jaman, untuk itulah Pramuka ingin membentuk pemuda bukan hanya cerdas tapi juga berbudi pekerti luhur”, tambah Dede.
Tema peringatan HUT Pramuka ke 51 ini adalah tingkatkan kemandirian Pramuka untuk membentuk karakter kaum muda bangsa. Selain Wbup KF, yang menerima penghargaan Lencana Melati lainnya adalah Kawarcab Kota Depok, Sukabumi, dan Kota Bekasi. Diberikan juga Lencana Wiratama dan Lencana Teladan kepada anggota pramuka terbaik. Sementara untuk penyematan Pramuka Garuda diberikan kepada anggota yang berasal dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Majalengka, Sumedang, Tasikmalaya, dan Kabupaten Kuningan. 
Upacara dihadiri 7500 peserta, yang berrasal dari anggota Pramuka se-Jawa Barat. Hadir pula Kapolda Jawa Barat, Pangdam Siliwangi, Kajari Jawa Barat, Kepala Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Kanwil Kementrian Agama Jawa Barat, Bupati dan Walikota se-Jawa Barat. Dalam upacara tersebut anggota Pramuka menunjukan kebolehannya melakukan sendatari,  Aksi terjun payung oleh anggota Pramuka berprestasi di Asia dan Amerika. (Rido/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Wapres Sampaikan Orasi Ilmiah di IPB


DRAMAGA - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Boediono menyampaikan Orasi ilmiah sidang terbuka dalam rangka Dies Natalis Institut Pertanian Bogor (IPB) ke 49, di Gedung Graha Widya Wisuda IPB, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Selasa (25/9). Orasi ilmiah Boediono ini bertemakan Transformasi Struktural Sektor Pertanian untuk Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional.

Dihadapan para mahasiswa IPB, Wapres menjelaskan transformasi pertanian ini merupakan sebuah strategi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia untuk mendongkrak pendapatan petani. "Tanpa transformasi pertanian yang berhasil, ketahanan pangan akan menciptakan ketergantungan terhadap subsidi negara. Oleh karena itu, dengan transformasi pertanian ini diharapkan akan adanya peningkatan produktivitas sehingga akan menambah suplai pangan sekaligus meningkatkan pendapatan para petani," jelas Wapres.
Ia menambahkan, transformasi pertanian ini juga dapat menciptakan ketahanan pangan nasional. "Tambahan nilai produktivitas ini akan menciptakan tambahan suplai pangan, tambahan pendapatan bagi para pelaku sehingga ketahanan pangan nasional pun akan semakin kuat," tambahnya.
Ia menyatakan kunci dari peningkatan produktivitas pertanian ini melalui modernisasi teknologi, infrastruktur, dan institusi. "Teknologi, infrastruktur, serta perbaikan sistem institusi pemasaran dari petani ke konsumen merupakan hal yang penting untuk mendukung transformasi pertanian ini," ujarnya.
Wapres juga menyampaikan rasa bangganya kepada IPB yang selalu berkontribusi demi pembangunan nasional. "Saya salut atas inovasi - inovasi IPB dalam melakukan berbagai macam terobosan untuk pembangunan di Indonesia," katanya.
Sementara itu, dalam sambutannya Rektor IPB Prof. Herry Suhardiyanto mengungkapkan orasi ilmiah Wapres ini sangat penting bagi ketahanan pangan nasional. "Selama ini IPB selalu berinovasi bagi ketahanan pangan nasional karena kami menyadari krisis pangan sangat mengancam di Indonesia, oleh karena itu orasi ini sangat penting sebagai arahan bagi sektor pertanian di Indonesia, terutama untuk memperkuat ketahanan pangan nasional," ungkap Rektor IPB.
Ia juga mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukungan kepada IPB dalam menyelenggarakan pendidikan. "Kami sangat berterimakasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah selama ini, sehingga hingga saat ini kami dapat terus memberikan pendidikan yang terbaik untuk mencerdaskan bangsa," tandasnya.
Dalam acara sidang terbuka ini, IPB juga memberikan penghargaan kepada para dosen atas prestasinya dalam mengembangkan dunia pendidikan. Selain dihadiri oleh civitas akademika IPB, sidang terbuka ini juga turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY), serta Camat Dramaga Arom Rusmandar. (ARI/DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)

Selasa, 25 September 2012

Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor Gelar Raimuna


SUKARAJA - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke 51 tahun 2012, Kwartir Cabang (Kwarcab) gerakan Pramuka Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Raimuna cabang ke 9 tahun 2012 selama empat hari, terhitung mulai Senin (24/9) hingga Kamis (27/9), bertempat di bumi perkemahan Cimandala, Kelurahan Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Raimuna cabang ini merupakan kegiatan berkumpulnya seluruh anggota Pramuka yang terdiri penggalang, penegak, dan pandega se - Kabupaten Bogor melalui kegiatan perkemahan.
 Saat membuka acara ini, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor Didi Kurnia menyatakan kegiatan ini merupakan kegiatan pembinaan dan pelatihan untuk melahirkan pemimpin di masa depan. " Kegiatan ini sangat baik bagi pembentukan karakter kaum muda, sehingga kedepannya para anggota Pramuka ini harus menjadi pemimpin," katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan sebuah upaya untuk menumbuhkan rasa kebangsaan. "Kegiatan ini juga untuk meningkatkan rasa patriotisme dari para anggota Pramuka di wilayah Kabupaten Bogor," tambahnya.
Dalam kegiatan ini, Kadisdik juga menyematkan penghargaan Darma Bhakti Pancawasa kepada Ati Herawati, Atje Sugiri, H. AR. Brasjah Kasim, Kosim Suryana, E. Sabriah, Tatang Rasmana, Cristina Sri, Eko Sumarsono, Agus Hardianto, Hermin Cahyati, Rodi Kurniadi, Doris Sundari, Apriyadi, serta Mustofa Kamil. Selain itu, Kadisdik juga memberikan penghargaan dari Badan Sar Nasional kepada Mecky MF Mamotto, Lulus Ruslan, M. Iswahyudi, Apriyadi, Khoerudin, M. Lutfi Kadhafi, Asep Awaludin, Wahyu Hidayat, Edi Darmadi, Arif Saripudin, dan Septian Dwi Cahya atas partisipasinya dalam proses evakuasi pesawat sukhoi di gunung salak beberapa waktu lalu. (ARI/DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)

Dewan Setujui Raperda Perubahan APBD Anggaran 2012



CIBINONG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor setujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan APBD tahun anggaran 2012 menjadi peraturan daerah Kabupaten Bogor. Sidang paripurna penetapan keputusan tersebut dilakukan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong (24/9).
Menurut Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iyus Djuher, perubahan anggaran adalah rangkaian kegiatan suatu anggaran yang merupakan sarana untuk melakukan penyembpurnaan pelaksanaan anggaran yang sedang berjalan. Perubahan anggaran perlu dilakukan karena dalam perjalanan pelaksanaan anggaran seringkali dihadapkan kepada permasalahan-permasalahan yang sangat mendesak dan mendasar.
“Secara keseluruhan tidak diperhitungkan sebelumnya, maka dengan perubahan proses pembangunan tidak terganggu dan dapat berjalan dengan baik, sehingga persoalan pembangunan di Kabupaten Bogor yang merupakan kebutuhan masyarakat senantiasa tidak terhambat dengan hal-hal teknis”, papar Juher.
Juher menambahkan, kami sangat menghargai terhadap semangat dan kesungguhan rekan-rekan anggota badan anggaran dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) beserta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kabupaten Bogor yang telah mampu menyusun, menganalisa dan mengkaji raperda perubahan APBD Kabupaten Bogor tahun anggaran 2012 walaupun berbagai hambatan dan kendala senantiasa menghadang dalam proses pelaksanaan kegiatan yang hanya memiliki waktu yang sangat terbatas.
Kemudian Bupati Bogor Rachmat Yasin, mengatakan saya bersama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian anggota dewan yang begitu menunjukan kegairahan dalam melakukan tugasnya sebagai penyelenggara negara.
“Olehkarena itu disetiap pembahasan ada plus minus yang bisa mengakibatkan kelemahan yang dapat mengurangi kualitas pelayanan kepada masayarakat. Namun dengan kontrol dan pengawasan anggota dewan kelemahan tersebut bisa tertutupi sehingga program yang lebih sempurna bagi masyarakat bisa terwujud secepatnya”, jelas RY. (Rido/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Senin, 24 September 2012

Jelang HUT TNI Kodim 0621 SK Gelar Lomba Tembak



CIBINONG - Menjelang HUT TNI ke 67 tahun 2012 mendatang, Komando Distrik Militer (Kodim) 0621 Surya Kencana gelar lomba menembak perebutkan Piala Komandan Resort Militer (Danrem) 061/SK di Lapangan Tembak Bataliyon BEKANG KOSTRAD, Cibinong, Kabupaten Bogor (22/9).
Acara yang diikuti unsur Muspida, Pimpinan SKPD, Perusahaan Swasta dan BUMD, pejabat TNI dan POLRi serta organisasi olahraga tembak ini langsung dibuka oleh Danrem 061/SK, Kol.Inf.AM.Putranto dan Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman.
Menurut Putranto, Kegiatan ini bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT TNI ke 67 tahun 2012. Diantaranya adalah kegiatan lomba tembak kelas eksekutif dan perorangan prestasi. Kemudian dengan adanya kegiatan ini, bisa menjalin silaturahmi karena di lain hal sulit bertemu karena kesibukan masing-masing.
"Tujuannya tercipta soliditas antara pejabat TNI, Polri, Pemda dan Organisasi Olahraga menembak lainnya. Mudah-mudahan muncul bibit baru bagi pemula. Saya harapkan bagi penembak prestasi, ini adalah bagian dari peningkatan prestasi. Saya harapkan bertanding dengan sportif, dan saya ingatkan faktor keamanan menjadi hal yang penting. Ikuti petunjuk dari pelatih agar hasilnya maksimal. Saya juga berterimakasi kepada Kodim O621 yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan semoga ini bisa berlangsung dengan baik ", papar Putranto.
Kemudian Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman menjelaskan, saya bangga dengan TNI, dengan ketentaraannya karena merupakan bagian dari sejarah. Tidak bermaksud mengajari, ada tiga hal yang ingin saya sampaikan, pertama Surya Kancana, Siliwangi dan Kujang.
"Dulu kerajaan sudah memiliki fungsi pengamana,n saat itu senjata yang digunakan adalah kujang. Surya Kancana adalah salah satu raja terakhir Pajajaran. Sejak saat itu fungsi keamanan sudah menjadi hak masyarakat khususnya di Kabupaten Bogor dan Siliwangi itu berasal dari gelar Prabu yakni Prabu Siliwangi. Semoga dengan sejarah ini rasa kepemilikikan akan bangsanya akan semakin tinggi", jelas Wabup.
Lomba menembak terdiri dari dua kelas yakni, Tembak Eksekutif dan Perorangan Prestasi sedangkan senjata yang digunakan adalah Pistol dan Senapan. Untuk menarik perhatian peserta lomba, panitia menyediakan satu buah sepeda motor sebagai hadiah utama.(Rido/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bupati Perhatikan Keinginan Warga Cileungsi



CILEUNGSI – Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) kali ini melakukan kegiatan Saba Desa atau Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al – Ikhlas, Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jumat (21/9). Dihadapan para warga Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan segera membangun Balai Latihan Kerja (BLK) bagi warga Cileungsi.
"Saya mengerti keinginan warga Cileungsi yang menginginkan adanya BLK, hal tersebut saat ini sedang saya perjuangkan mengingat daerah Cileungsi ini merupakan daerah industri yang membutuhkan tenaga kerja," tegasnya.
 Ia menjelaskan BLK tersebut sangat penting agar warga Cileungsi memiliki keahlian yang dibutuhkan oleh dunia kerja. "Saat ini banyak perusahaan yang membutuhkan pekerja yang memiliki keahlian yang lebih, seperti keahlian komputer dan lain sebagainya. Oleh karena itu BLK sangat penting untuk warga Cileungsi agar siap pakai sehingga dapat diserap oleh perusahaan yang ada di daerah ini," jelasnya.
Tak hanya itu, kantor Kecamatan Cileungsi pun menjadi perhatian Bupati. Ia menerima banyak keluhan dari warga Cileungsi dikarenakan letak kantor Kecamatan yang jauh dari pemukiman warga Cileungsi. "Kantor Kecamatan segera akan dipindahkan ke daerah MetLand agar lebih dekat kepada masyarakat," katanya.
Di Masjid yang masih dalam tahap pembangunan ini, Bupati juga menjanjikan bahwa awal tahun depan pasar Cileungsi sudah dapat digunakan. "Bulan Juni tahun depan mudah - mudahan pasar Cileungsi sudah dapat dibuka dan dapat dimanfaatkan oleh warga Cileungsi," janjinya.
Dihadapan warga, Bupati juga mengatakan ia melakukan pembangunan dalam berbagai hal semata - mata demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bogor. "Saya bukan penguasa, saya adalah pelayan masyarakat karena saya dipilih oleh masyarakat dan bekerja untuk pembangunan Kabupaten Bogor," katanya.
Sementara itu, Camat Cileungsi Beben Suhendar menyambut baik arahan Bupati pada kegiatan Jumling di masjid ini, ia menyatakan kesiapannya dalam menjalankan amanat untuk melayani masyarakat. "Saya akan selalu berusaha meningkatkan kinerja Pemerintah Kecamatan Cileungsi, terlebih lagi saat ini banyak sekali bantuan yang diberikan oleh Pemkab Bogor terutama mengenai pembangunan infrastruktur yang menyangkut kepentingan warga Cileungsi," ujarnya.
Seperti biasanya kegiatan Jumling Bupati ini juga dihadiri oleh para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Bogor. (ARI/DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR) 

Bupati Lepas Keberangkatan Pertama Jemaah Haji Kabupaten Bogor


CIBINONG Sebanyak 443 orang jemaah haji asal Kabupaten Bogor tahun 2012 mulai diberangkatkan hari ini, Jumat (21/9). Keberangkatan jemaah haji yang menggunakan 10 bus ini langsung dilepas oleh Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) bertempat di halaman Masjid Baitul Faizin, Cibinong, Kabupaten Bogor. Secara simbolis Bupati mengangkat bendera sebagai tanda pelepasan rombongan keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Bogor yang termasuk kedalam kloter kedua nasional.

Sesaat sebelum melepas keberangkatan para jemaah haji, Bupati berpesan agar para jemaah haji harus siap secara fisik dalam menjalankan ibadah di tanah suci nanti. "Lakukan kontrol terhadap fisik, dikarenakan di tanah suci nanti akan banyak serangakaian ibadah yang memerlukan ketahanan fisik yang baik," pesan Bupati.
Ia juga mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah menyediakan konsumsi dan transportasi gratis di tanah suci untuk membantu para jemaah haji menjalankan ibadah. "Kami telah memperbaiki pelayanan kepada warga Kabupaten Bogor yang menjalankan ibadah haji, kami coba siapkan beberapa kebutuhan para jemaah di tanah suci nanti sehingga para jemaah dapat khusyu dalam menjalankan ibadah," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bogor, H. Suhendra dalam laporannya mengungkapkan para jemaah haji ini akan menuju ke asrama haji Bekasi, lalu direncanakan akan diterbangkan ke tanah suci pada Sabtu (22/9) esok.
 Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Kepala Seksi Pelayanan Informasi Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan menjelaskan keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Bogor dijadwalkan sebanyak sembilan kali, yakni kloter pertama pada hari ini, kloter kedua hari Jumat, 28 September 2012 sebanyak 127 orang, kloter ketiga hari Sabtu, 29 September 2012 sebanyak 444 orang. Sedangkan kloter keempat hari Kamis, 5 Oktober 2012 sebanyak 444 orang, kloter kelima hari Jumat, 5 Oktober 2012 sebanyak 444 orang, kloter keenam pada hari Kamis, 11 Oktober 2012 sebanyak 19 orang, kloter ketujuh pada hari Sabtu, 13 Oktober 2012 sebanyak 444 orang, kloter kedelapan hari Senin, 15 Oktober 2012 sebanyak 444 orang dan terakhir kloter kesembilan hari Rabu, 17 Oktober 2012 sebanyak 444 orang. Seluruh jemaah haji berkumpul dan akan diberangkatkan dari Halaman Masjid Baitul Faizin. (ARI/DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)

Warga Keluhkan Kendala Pelebaran Jalan Desa


PARUNG-Warga desa Pemagar Sari, Kecamatan Parung keluhkan kendala pembangunan infrastruktur jalan yang masih terhambat. Keluhan warga ini disampaikan langsung oleh warga ke Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman (KF) saat Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Nurul Falah, Desa Pemagar Sari, Kecamatan Parung (21/9). 
Menurut sekretaris desa yang mewakili warganya, pembangunan infrastruktur jalan yang berjalan sepanjang 1,8 km dimuali di depan Yayasan Dwi Warna. Namun sampai saat ini masih banyak kendala. 
"Kendalanya pertama, sejak tahun 2007 kami usulkan bantuan dan sampai saat ini belum direalisasikan. Kemudian kendala lainnya ada di negosiasi dengan Yayasan Dwi Warna. Kami sudah memohon kepada pihak Dwi Warna untuk pelebaran jalan sebanyak satu meter. Namun sampai saat ini belum juga digubris, karena yayasan itu cukp luas lahannya dan jalan itu sangat dibutuhkan sekali untuk menghubungkan dari desa ke desa lainnya", jelasnya. 
Menanggapi keluhan warga tersebut KF menjelaskan, dirinya siap diundang jika dibutuhkan untuk berdiskusi dengan pihak yayasan Dwi Warna. Menurutnya pelebaran jalan tersebut sangat penting, kini pemda sudah mengalokasikan dana bantuan untuk infrastruktur jalan melalui bantuan imbas swadaya. 
"Saya sih pemikirannya simpel, besok lusa jalan ini harus bisa dimasuki mobil pemadam kebakaran, untuk. Jalan itu juga punya nilai ibadah, siapapun yang mau berikhtiar pasti lewat jalan itu. Jadi saya siap diundang untuk berdiskusi dengan yayasan Dwi Warna khusus untuk masalah pelebaran jalan ini", papar KF. 
Kemudian KF juga menambahkan, tujuannya ia datang untuk silaturhami. Menurutnya bertatap muka saja sudah ada manfaat, belum lagi kita berbincang pasti akan nyambung silaturahminya. Saya berharap ada informasi yang tercecer yang belum sampai ke Bupati dalam bentuk usulan, gagasan dan yang lainnya. 
Usai berdialog KF langsung menyampaikan bantuan dana untuk sarana peribadatan sebesar 25 juta rupiah. Kemudian acara dilanjutkan makan bersama dengan jamaah masjid Nurul Falah.(Rido/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Wabup Terima Tim Penilai Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan Dan Posyandu Tingkat Jawa Barat


CIBINONG-Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman (KF) terima rombongan tim penilai lomba kesatuan gerak PKK-KB Kesehatan dan Posyandu tingkat Profinsi Jawa Barat di ruang Serbaguna II, Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong (21/9). Dalam sambutannya KF mengatakan, ini menjadi motivasi kami untuk menyumbang baktikan kinerja yang dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
“Kita adalah mahluk sosial yang senantiasa berinteraksi, ini menjadi alasan kuat bagi kami untuk melakukan pengabdian. Ketika di tingkat pusat dan provinsi membuat kebijakan kami akan melaksanakannya. Kami juga mengajak beberapa Kepala Desa, Camat dan anggota PKK nya di titik yang dilakukan penilaian untuk melakukan kerja maksimal”, papar KF.
Kemudian lanjut KF, apabila di lapangan terjadi suatu kesalahan mohon ditunjukan kepada kami. 
Kami sudah siap menerima konsekuaensi apapun, sekali lagi ini adalah pembelajaran untuk menikatkan pelayanan kami kepada masyarakat dan kami siap dievaluasi. Kalaulah ada penghargaan itu bukan untuk kaum bapak tapi untuk kaum ibu yang selama ini sudah bekerja keras meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Selanjutnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan yang diwakili Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Jawa Barat, Dian Widiawati mengatakan bahwa Kabupaten Bogor adalah kabupaten terakhir yang kami kunjungi,  diharapkan harmoni kerjasama ini hendaknya terus berlangsung.  Gubernur Jawa Barat menyampaikan rasa bangga atas peran aktif anggota PKK dan Posyandu di berbagai tingkatan, sekalipun banyak menemui kendala namun tetap bekerja tanpa pamrih.
“Program PKK telah mencapai hasil yang nyata dengan tujuan mensejahterakan masyarakat. Jawa barat sebagai provinsi terpadat merupakan tantangan tersendiri dalam bidang kependudukan.  Di sisi lain masih tingginya kematian ibu dan bayi, kehadiran posyandu memberikan andil yang besar dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Pemerintah provinsi Jawa Barat akan terus mendukung berjalannya Posyandu melalui kebijakan revitalisasi posyandu. Semua terobosan ini kita lakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,  Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat jawa barat secara bahu membahu mendukung pembangunan Jawa Barat menuju jawa barat yang lebih baik”, jelas Dian. 
Usai disambut, tim langsung bergerak ke lokasi penilaian Gerak PKK-KB Kesehatan Dan Posyandu di Desa Cicadas Kecamatan Gunung Putri dan Desa Tonjong Kecamatan Tajur Halang. Tim yang berjumlah delapan orang terbagi dua untuk menilai di dua desa tersebut

Jumat, 21 September 2012

Penerimaan Tim Penilai Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan dan Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Barat


Acara di serbaguna 2 tersebut dibuka dengan pembacaan ayat suci al-qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara tersebut dihadiri oleh wakil bupati bogor  H. Karyawan Faturahman, tim penilai dari SKPD terkait perwakilan Jawa Barat, SKPD terkait sekabupaten bogor. Tim penilai dari provinsi jawabarat adalah BPMPD, BKKBN, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan penggerak PKK dari Provinsi Jawa Barat.
Dikutip dari sambutan wakil bupati kabupaten bogor, kabupaten bogor merupakan salah satu daerah padat penduduk terlihat dari masih banyaknya warga miskin, tingginya tingkat kematian ibu pada saat melahirkan dan penggunaan fasilitas jamkesda (Jaminankesehatandaerah) oleh warga miskin tersebut serta masih adanya anak - anak yang mengalami putus sekolah akibat keterbatasan biaya. Hal tersebut menjadi landasan yang memotivasi kita untuk menyumbangbaktikan segala yang diperlukan. Oleh karena itu jika adas truktur yang harus kita perbaiki harus kita perbaiki dan jika harus ada yang kitalurus kan kita luruskan”.
Acara tersebut diselingi penyerahan Cendera Mata dan Uang Tunai kepada Posyandu Harapan Kita sebagai Juara Tingkat Kabupaten Bogor , dan akan dilombakan kembali di tingkat provinsi Jawa Barat Kemudian acara tersebut dilanjutkan dengan mempersilahkan Tim Penilai untuk Memonitoring Posyandu di daerah Gunung Putri dan PKK di daerah Tajur Halang. (FADIL/RADIO TEMAN/KABUPATEN BOGOR)

PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN DAN PELANTIKAN ESELON 4 DAN 5 DILINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BOGOR


Pelaksanaan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan eselon 4 dan 5 dilingkungan Dinas Kabupaten Bogor yang berlangsung di Gedung Serba Guna II Setda Kabupaten Bogor, diwarnai dengan kumandang lagu Indonesia Raya,  sehingga menambah hikmat Acara tersebut.
Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Hj. Nurhayanti, didampingi kepala Dinas pendidikan Didi Kurnia, Kepala Inspektorat Adang Suptandar, Kepala BKPP Aty Guniar watidan 91 pejabat Eselon 4 dan 5 yang akan dilantik hari ini.
Usai melantik, Hj. Nurhayanti dalam sambutannya menegaskan kepada parapejabat yang baru dilantik ini agar memahami tugas-tugas pokok serta fungsi masing-masing.
PNS adalah pelayan masyarakat, khusus bagi pejabat yang dilantik untuk membidangi dunia pendidikan diharapkan akan dapat mengahasilkan lulusan manusia yang berkarakter, berkompeten, bertanggung jawab dan memiliki rasa nasionalisme  yang tinggi. Tak lupa Nurhayanti juga mengingatkan agar senantiasa dapat menumbuhkan rasa nasionalisme pada jiwa anak didik, sehingga peserta didik menghormati bendera dan lagu kebangsaan. (FADIL/RADIO TEMAN/KABUPATEN BOGOR)